Jerawat di Hidung: Penyebab dan Cara Mengatasinya dengan Cepat

jerawat di hidung
Pexels/Hıdır Ddebey

Apakah Anda pernah merasa terganggu dengan kehadiran jerawat di hidung, terutama saat menjalani aktivitas sehari-hari? Jerawat di hidung memang membuat banyak orang resah, tidak hanya mengurangi rasa percaya diri tetapi juga seringkali menimbulkan rasa tidak nyaman. 

Untuk itu, dalam artikel ini akan mengulas secara mendalam tentang penyebab jerawat di hidung dan berbagai cara efektif untuk mengatasinya.

Penyebab Jerawat di Hidung

penyebab jerawat hidung
Pexels/Towfiqu Barbhuiya

Seringkali orang bertanya, jerawat di hidung pertanda apa? Sebenarnya ada beberapa mengapa jerawat di dalam hidung maupun jerawat di bawah hidung dapat muncul. Beberapa alasan tersebut diantaranya adalah:

1. Penumpukan Minyak dan Sel Kulit Mati

Sering kali orang bertanya jerawat di hidung pertanda apa, Penumpukan minyak dan sel kulit mati adalah salah satu penyebab utama jerawat di hidung. Kelenjar sebaceous yang terdapat di area hidung seringkali memproduksi minyak secara berlebihan. Minyak ini, yang dikenal sebagai sebum, berperan penting dalam menjaga kelembaban kulit tetapi bisa menjadi masalah ketika produksinya berlebih.

Read More

Ketika sebum berlebih ini bercampur dengan sel-sel kulit mati yang tidak terkelupas dengan baik, campuran ini bisa menyumbat pori-pori. Penyumbatan ini menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri penyebab jerawat untuk berkembang biak, yang akhirnya menyebabkan pembentukan jerawat. Faktor lain seperti perubahan hormonal atau penggunaan kosmetik tertentu dapat memperburuk kondisi ini.

2. Bakteri

Bakteri merupakan salah satu faktor penting dalam pembentukan jerawat di hidung. Bakteri tertentu, khususnya Propionibacterium acnes, secara alami hidup di kulit dan berperan dalam pembentukan jerawat. Ketika pori-pori tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati, lingkungan ini menjadi ideal bagi bakteri ini untuk berkembang biak, yang menyebabkan peradangan dan pembentukan jerawat.

Keberadaan jerawat di hidung artinya sering dikaitkan dengan aktivitas bakteri yang meningkat. Ini tidak selalu menunjukkan masalah kesehatan yang serius, tetapi menunjukkan bahwa ada ketidakseimbangan pada kulit. Contohnya, seperti penumpukan minyak atau sel kulit mati yang berlebih, yang memungkinkan bakteri untuk tumbuh secara berlebihan. 

3. Perubahan Hormonal

Perubahan hormonal sering menjadi penyebab umum dari munculnya jerawat di hidung. Hormon, terutama androgen, dapat meningkatkan produksi sebum di kelenjar sebaceous, yang berkontribusi pada pembentukan jerawat. Fluktuasi hormon ini sering terjadi selama masa pubertas, siklus menstruasi, kehamilan, atau sebagai efek dari konsumsi obat-obatan tertentu, seperti kontrasepsi hormonal.

Arti jerawat di hidung seringkali dihubungkan dengan perubahan hormon tersebut. Meskipun jerawat di hidung tidak selalu secara langsung menunjukkan masalah hormon spesifik, pola munculnya sering kali bisa memberikan indikasi tentang perubahan hormonal yang terjadi di dalam tubuh, terutama pada remaja dan wanita dewasa.

Cara Menghilangkan Jerawat di Hidung

atasi jerawat hidung
Pexels: Mart Production

Setelah mengetahui penyebab jerawat di hidung, kini saatnya Anda mengetahui beberapa cara mengobati jerawat di hidung. Berikut beberapa caranya:

1. Pembersihan Wajah yang Rutin

Cara mengatasi jerawat di hidung yang pertama adalah dengan melakukan pembersihan wajah yang rutin. Guna membersihkan wajah, pilihlah pembersih wajah sesuai dengan jenis kulit.

Idealnya, pembersihan wajah harus dilakukan dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari. Di pagi hari, pembersihan bertujuan untuk menghilangkan sebum yang terakumulasi selama malam, sedangkan di malam hari, pembersihan membantu menghilangkan kotoran dan polusi yang menempel di wajah sepanjang hari.

2. Ekstraksi yang Aman

Ekstraksi aman adalah proses mengeluarkan komedo atau jerawat dari pori-pori secara higienis dan minim iritasi. Proses ini sebaiknya dilakukan oleh profesional perawatan kulit, seperti estetis atau dermatologis, yang menggunakan alat yang tepat dan teknik steril untuk mencegah infeksi atau kerusakan lebih lanjut pada kulit.

Melakukan ekstraksi sendiri di rumah tidak disarankan karena bisa meningkatkan iritasi dan menyebarkan bakteri yang memperburuk jerawat. Jika Anda ingin melakukan ekstraksi, pastikan tangan dan alat yang digunakan bersih, serta gunakan teknik yang lembut. Namun, untuk hasil terbaik dan menghindari komplikasi, lebih baik mengunjungi profesional.

3. Penggunaan Asam Salisilat atau Benzoyl Peroxide

Penggunaan asam salisilat atau benzoyl peroxide merupakan salah satu metode efektif dalam mengatasi jerawat di hidung. Asam salisilat bekerja dengan mengelupaskan lapisan atas kulit dan membantu membersihkan pori-pori dari minyak dan sel kulit mati, mencegah terjadinya penyumbatan yang bisa menyebabkan jerawat. 

Produk yang mengandung asam salisilat biasanya tersedia dalam berbagai bentuk seperti pembersih wajah, toner, dan krim perawatan. Di sisi lain, benzoyl peroxide bekerja dengan cara yang sedikit berbeda, yakni dengan membunuh bakteri yang menyebabkan jerawat dan mengurangi peradangan. Ini membuatnya sangat efektif terhadap jerawat yang sudah meradang. Benzoyl peroxide dapat ditemukan dalam berbagai produk perawatan kulit jerawat, termasuk losion, gel, dan krim.

Jerawat di hidung memang mengganggu, namun dengan penanganan yang tepat, Anda bisa mengatasinya dengan efektif. Ingat, menjaga kebersihan dan menggunakan produk skincare yang tepat adalah kunci utama dalam mengatasi jerawat di hidung.

Jika Anda ingin mendapatkan berbagai produk skincare untuk mengatasi jerawat di hidung, Anda bisa mengunjungi Rank Beauty. Disana Anda dapat menemukan berbagai produk berkualitas yang ampuh mengobati jerawat di hidung dengan harga terbaik.

rankbeauty

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *